PAPER PEACE

an article and a note that brings a sense of happiness and peace

Sabtu, 17 Agustus 2013

MEMAKNAI KEMERDEKAAN RI KE 68

Rakyat Belum Merdeka dari Elit Penipu yang Korup http://dlvr.it/3pydLR https://twitter.com/suaramerdeka/status/368658736224563202 Shared via Plume http://bit.ly/GetPlume

Minggu, 28 Juli 2013

STOP MOTION HAPPY BIRTHDAY 19th VERA KRISTIANINGSIH


Baru bisa bikin stopmotion jadi masih amatir hehe

HAPPY BIRTHDAY @VeraPelapela, maaf telat ngasihnya (emang sengaja sih) wkwk :)) spesial dari @kwainugroho @ariyntii dkk, semoga mengenang selalu ya tant. We Love You :))). Makasih juga bwt temen2 dan semuanya atas bantuannya :)

Jumat, 24 Mei 2013

CFD at Simpang Lima Semarang

 Kali ini cuma mau ngeshare tentang keseruan saat CFD tempo hari :)
Ikutan CFDan gara-gara dipaksa temen buat nonton kayak beginian -_-
tapi keren lho perform anak-anak cheers ICA Jawa Tengah. SALUT
Nih salah satu aksi anak-anak ICA Jawa Tengah.
Walaupun gak sampai lima menit, tapi sangat entertaiment sekali
Nih kenalin temen aku Enggal Chesar Ayoganata, anak gaulnya Semarang.
Dia salah satu member atlet cheers ICA Jawa Tengah lho.
Kalau mau belajar pompom bisa sama dia wkwk
Kesoktauan anak udik, inline skate segala wkwk


Walaupun bisanya cuma jalan,
nih orang paling semangat belajar inline skatenya,
secara kan gak gratis wkwk
Semangat terus wkwk
Orang kalau inline skate mah berdiri mas, ini ngapain coba?.
Kebelet kali masnya LOL
Walaupun gak bisa, tetep ya gaya no satu haha
Aduh mbaknya malu foto sama artis hihi
Tetep ya, narsis bolehlah haha
Mana muka tembemnya? tetep ya sok imut, niatnya sih mau imut,
tapi jatuhnya kayak ikan buntal atau pipi bakpau wkwk
Ngobrol ngalor-ngidul
Istirahat dulu
Mas mukanya biasa aja, stress gak bisa inline skate dari tadi. Konyol

Sabtu, 27 April 2013

Dampak Perilaku Politik dalam Kehidupan Sehari-hari


Kehidupan sehari-hari selalu berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan seperti sosial, politik, ekonomi dan budaya. Hubungan tersebut biasanya tercermin melalui kegiatan atau tingkah laku manusia yang tanpa disadari perilaku tersebut memiliki nilai. Semisal kita berpikir bagaimana cara memperoleh simpati dan empati dari masyarakat sekitar terhadap apa yang kita lakukan. Perilaku tersebut menyatakan bahwa cara berpikir kita mengandung dan berhubungan dengan dua nilai kehidupan, yaitu nilai sosial dan politik. Nilai sosial menjelaskan kita berhubungan dengan orang lain dan berharap kita mendapatkan dampak dari hubungan tersebut. Sedangkan nilai politik menjelaskan tentang komitmen dan ambisi kita dalam memperoleh simpati dan empati dari orang lain, berusaha melakukan apapun demi tercapainya tujuan tersebut.

Uraian di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa nilai kehidupan seperti politik selalu mengiringi setiap perilaku kita. Tanpa pendidikan formalpun kita telah belajar berperilaku politik. Pada dasarnya politik menegaskan tentang ambisi dari usaha kita untuk mendapatkan tujuan yang lebih baik dengan melakukan segala cara untuk tercapainya tujuan tersebut.

Politik memberikan batasan-batasan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Banyak bagian-bagian politik yang setiap hari dapat kita jumpai. Beberapa diantaranya dapat kita jumpai ketika kita melakukan musyawarah mufakat. Musyawarah tersebut telah mencerminkan adanya komunikasi politik dan demokrasi. Dimana kita berhak mendapatkan hak suara untuk mengemukakan pendapat agar suara kita didengar oleh orang lain. Kita dilatih untuk menghargai yang namanya perbedaan suara dan menghargai apapun hasil akhir dari musyawarah tersebut. Komunikasi politik yang dapat kita jumpai pada saat musyawarah adalah adanya pemungutan suara. Semua aspirasi yang dijadikan opsi atau pilihan di tampung, kemudian diadakan pemungutan suara untuk memilih opsi jawaban yang sesuai dan dapat memecahkan masalah yang sedang dihadapi.

Dalam kehidupan sehari-hari komunikasi politik sering digunakan untuk tercapainya suatu hubungan kerjasama. Sehingga komunikasi politik sering diartikan sebagai perantara penyampaian tujuan kepada orang lain. Terkadang bekomunikasi politik sering menyimpang dari aturannya karena banyak orang yang menggunakannya untuk tujuan yang kurang tepat. Seperti penyalahgunaan demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika terjadi kebebasan mengemukakan pendapat yang seluas-luasnya, terkadang komunikasi politik yang digunakan mengarah terhadap ambisi untuk mempertahankan hak pribadi tanpa mendahulukan kewajiban untuk mementingkan suara umum.

Keluarga merupakan tempat yang tepat untuk melatih anak berkomunikasi politik yang baik seperti demokrasi. Keluarga mengajarkan cara berdemokrasi yang mendasar. Ketika suami yang harus mendengarkan suara atau pendapat dari istri dan anaknya. Pada posisi ini sang ayah harus mengalah dan menghargai pendapat anggota keluarganya. Sang ayah tidak bisa kekeuh terhadap pendapat atau pendiriannya, sekalipun ia seorang pemimpin di keluarga tersebut

Dampak dari adanya komunikasi politik dan demokrasi bagi kehidupan sehari-hari adalah adanya sikap saling toleransi terhadap perbedaan pendapat. Komunikasi politik dapat memecahkan suatu masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat melalui musyawarah. Secara umum dampak komunikasi politik memberikan korelasi atau hubungan antara kita dengan orang lain melalui bentuk komunikasi yang dapat berdampak positif bagi kedua belah pihak tergantung sudut pandang kita.

   Selain Komunikasi politik dan demokrasi. Bagian nilai politik yang sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah partisipasi politik. Partisipasi politik merupakan keikutsertaan seseorang atau masyarakat dalam menentukan kebijakan, tujuan atau cita-cita. Partisipasi politik terjadi karena adanya sikap simpati dan empati seseorang terhadap keadaaan atau kondisi yang sedang terjadi tidak sesuai dengan keinginannya, sehingga kondisi tersebut dapat diperbaiki dan kedepannya berharap semakin membaik.

Contoh nyata partisipasi politik dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika orang tua turut serta dalam menentukan sekolah anaknya. Orang tua akan turut serta dalam memberikan saran atau pendapat kepada anaknya. Peran orang tua tersebut mereka lakukan agar sang anak mendapatkan sekolah yang baik. Mendapatkan sekolah yang baik merupakan tujuan dari partisipasi politik yang dilakukan oleh orang tua dalam menentukan sekolah anaknya.

Dampak keterkaitannya partisipasi politik di kehidupan sehari-hari adalah memberikan ruang kepada masyarakat untuk lebih memahami dan turut serta dalam memahami permasalahan yang sedang terjadi dilingkungannya. Sehingga masalah yang sedang dihadapi dapat di selesaikan secara bersama. Partisipasi politik membuat peran masyarakat menjadi semakin kuat dan penting. Sehingga seseorang dalam memutuskan sesuatu, juga melihat aspirasi dari peran masyarakat tersebut. Seperti seorang pemimpin yang melihat aspirasi masyarakat dalam memutuskan kebijakan.

Nilai politik yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk kecil yang nyata dari eksistensi politik di kehidupan kita. Dibutuhkan usaha untuk memaknai setiap nilai politik yang melekat pada perilaku kita sehari-hari. Sehingga besar kemungkinan dampak dari nilai politik yang berpengaruh terhadap perilaku kita sehari-hari.

Sabtu, 06 April 2013

Anak Kos Dodol Dikomikin


Anak Kos Dodol (AKD) ini sebenarnya mulai aku koleksi semenjak tahun 2012 karena gak sengaja dibeli ketika liburan "pertama kali" ke Semarang, itupun saat liburan ke rumah saudara ketika liburan kenaikan kelas XII SMA dua tahun yang lalu. Gila gak tuh orang asli Jawa Tengah baru plesiran ke ibu kota provinsi untuk pertama kalinya (kemarin kemana aja pak ? sibuk kali ya hahaha). Coba sekarang tiap waktu menikmati hiruk-pikuk kehidupan di Semarang sampai bosan haha. Penuh perjuangan buat beli komik ini, orang lain kalau liburan ke luar kota belinya oleh-oleh khas daerah tersebut, lah ini belinya komik, tapi gak nyesel juga kalau udah baca dan menikmati komik ini, dijamin gila abis, kecanduan buat beli volume berikutnya. keren salut dah buat penulis dan komikusnya.

Komik yang diadaptasi dari novel Anak Kos Dodol karangan Dewi "Dedew Rieka dan digambar oleh komikus independen K. Jati ini berkisah tentang kehidupan kos sehari-hari Mbak Dedew (sang penulis novel) sebagai seorang mahasiswi di Yogyakarta bersama teman-teman satu kostnya. Ceritanya sih membumi banget, mungkin karena berdasarkan kejadian real, jadi gak berlebihan. Pada tahun 2012 komik AKD sudah dirilis hingga vol ke-4. Tapi sayang untuk vol ke-2 masih jarang ditemukan di toko buku, mungkin karena stoknya yang terbatas atau memang sudah tidak dirilis lagi.

AKD vol 1 dirilis pada tahun 2009, terbagi menjadi beberapa cerita mulai dari cerita tentang hantu, maling, tradisi perayaan ulang tahun, dugem, hingga nonton video porno (hah seriusan ? absurd dodol). Untuk AKD vol 2 belum berada ditangan karena sulit untuk mendapatkannya, tetapi setiap ke toko buku aku menyempatkan untuk mencari vol ini. AKD vol 3 dirilis tahun 2010, terbagi menjadi tiga judul cerita, yaitu: Ala Chef, Ada Harga Ada Rupa, dan Tatto Sarah. AKD vol 4 dirilis tahun 2012, menceritakan berbagai cerita, diantaranya tentang mengejar mas-mas. (Dari pada penasaran sama judul ceritanya mending buruan beli dah, dari vol 1 biar tahu isi ceritanya hahaha).

Sayang pada bagian awal komik tidak ada bagian pengenalannya, jadi pas awal-awal baca kadang bikin bingung, yang mana tokoh sentral atau utamanya dan juga textnya masih menggunakan tulisan tangan, tapi disitulah kekhasan komik Indonesia (salut). Soal gambar tipikal komik Indonesia banget, gambar cewek-cewek cantik, bangunan, arsiran, termasuk gambar ancur plus tokoh seramnya, pokoknya komik ini menceritakan segala macam kehidupan anak kos. Sekalinya baca bakal ketawa terus-terusan dah. Direkomendasikan bagi para mahasiswa baru perlu membaca novel dan komik AKD, untung-untung bisa nambah wawasan tentang dunia kos. Top banget dah !!!

"Special thankyou for Mbak Dedew @dewirieka  for your crazy stories and Om K. Jati salute for his comic ilustrations, waiting for the next volume :)"

Senin, 01 April 2013

Welcome April


Welcome April
Happy april fools day
Wellcome Aries
When, where i come from ?
This is my month {}

Bagiku Kamu Teman Atau Sahabat ?



Tulisan ini aku persembahkan kepada seluruh teman dan sahabat aku

"Teman adalah seseorang yang hanya sekedar tahu tentang keadaan kita, sedangkan sahabat adalah seseorang yang benar-benar ingin tahu dan mau memahami diri kita - K Wahyu Nugroho"

Orang sering salah mengartikan antara teman dan sahabat, padahal tidak semua teman adalah sahabat. Teman dan sahabat memberikan batasan yang berbeda mengenai hubungan timbal balik dari kita terhadap orang lain, dan sebaliknya.

Teman hanya memberikan batasan ruang lingkup yang spesifik seperti teman bermain, sekolah, kampus, dll. Jika sudah di luar itu biasanya tidak akan ada hubungan apa-apa lagi. Teman sekedar memberikan sikap simpati sesaat, jika kita sedang dalam kondisi suka maupun duku. Mereka cenderung tidak memberikan rasa lebih terhadap sesamanya dan hanya menganggap sekedar teman bermain.

Sedangkan seorang sahabat memiliki pengertian yang lebih dalam dari pada seorang teman, batasannya ketika sahabat memberikan peran simpati kepada sahabatnya dimanapun, kapanpun, dan dalam kondisi apapun. Rasa simpati dan empati tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama tanpa mengenal waktu. Mereka cenderung setia terhadap sahabat dan kawanannya, biasanya disampaikan ketika mereka selalu ada ketika sahabatnya kesepian, sendirian, dan dalam kondisi suka maupun duka. Sahabat dapat memahami keadaan sahabatnya ketika kita meluapkan apa yang mengusik hati kita seperti masalah pribadi maka seorang sahabat akan memberikan empati dan simpati yang lebih terhadap masalah yang meninpa kita.

Walaupun terkadang sering terjadi masalah dan kesalah pahaman dalam hubungan persahabatan, namun pada akhirnya mereka akan berusaha untuk saling memaafkan dan memahami keadaan masing-masing. Sahabat berusaha untuk saling menutupi kekurangan yang dimiliki sahabatnya dengan menunjukan kekompakan mereka, oleh karena itu seorang sahabat dapat berkontribusi dalam kehidupan kita. Mencari seorang sahabat itu susah dan membutuhkan waktu yang lama serta harus melaampaui berbagai masalah yang sulit dalam hubungan persahabatan.

Selain memberikan batasan yang berbeda, teman dan sahabat memiliki hubungan yang erat karena mulai dari kita mengenail seorang teman makan teman yang baik akan menjadi seorang sahabat dan sahabat yang baik akan menjadi sahabat sejati untuk selamanya

 BEST FRIENDS FOREVER

Kamis, 21 Maret 2013

Pengalaman Awal Calon Sarjana S.IP *amin*


Catatan ini sebenarnya menjadi tugas aku pada mata kuliah Metode Penulisan Ilmiah untuk memaparkan alasan kenapa memilih Jurusan Ilmu Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sekedar berbagi pengalaman saja sih memposting catatan ini ke blog Paper Peace, walaupun cuma poin-poinnya saja hehehe

Sebenarnya memilih jurusan dan perguruan tinggi khusunya PTN ketika kuliah itu memang benar-benar harus dipikir secara matang, sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan yang ada pada diri kita, bingung ? tentu jelas aku dan kawan-kawan merasakan itu. Bingung karena beberapa pertimbangan yang harus dilihat, melihat bakat dan kemampuan diri pada jurusan tersebut, cita-cita atau pangsa kerja jika kita sudah lulus dari jurusan itu, pertimbangan saran dari orang tua, biaya kuliah di jurusan/ universitas tersebut, dan ada kalanya mempertimbangkan adanya gengsi memilih jurusan/ universitas. Namun semua itu dikembalikan lagi pada masing-masing pribadi, melihat dan memilih jurusan serta universitas dari sudut pandang alasan yang mana ?.

Dengan melihat pertimbangan alasan yang sesuai dengan diri aku, aku memilih beberapa jurusan di Universitas Diponegoro, salah satunya adalah Jurusan Ilmu Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebagai pilihan ke tiga. Entah apa yang akan dikatakan orang ketika aku masuk di jurusan ini yang notabene merupakan salah satu jurusan untuk anak IPS, jelas jurusan  ini mempelajari tentang cabang disiplin ilmu-ilmu sosial dan politik yang tidak aku dapatkan ketika di SMA, karena aku berlatar belakang Ilmu Kealaman atau IPA. Tetapi pilihan ini aku dapatkan karena melihat dari hasil dari musyawarah dengan orang tua dan mendapatkan nasehat dari orang-orang di sekitar.

Dengan melewati beberapa tahap ujian, pada akhirnya aku diterima menjadi salah satu mahasiswa baru di Universitas Diponegoro. Walaupun lolos di pilihan ketiga tetap aku syukuri karena aku berpandangan bahwa ini memang jalan yang terbaik yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba Nya. Pada awalnya ada rasa kecewa di hati, tetapi karena sudah dijalani dengan semangat maka semuanya terasa sangat menyenangkan. Di sini saya mendapatkan dorongan dari orang-orang tersayang untuk terus maju. Mendapatkan teman-teman yang "care" terhadap sesama, senasib, dan seperjuangan di jurusan ini, khususnya teman-teman kelas 04 Government 2012 yang saling kompak memberikan dukungan antar sesama teman. Membuat saya semakin semangat menjalani kehidupan kuliah di jurusan ini. Akhirnya rasa kecewa itu kini berangsur-angsur mulai hilang dan berubah menjadi rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip.

Harapan kedepannya melalui jurusan ini, dapat membuktikan bahwa mahasiswa yang lolos di pilihan ke dua maupun ke tiga dapat berhasil dan sukses, sehingga tidak ada istilah "salah jurusan". Setelah lulus nanti dengan bangga mendapatkan gelar S.IP, berusaha dengan sebaik-baiknya menjadi seseorang yang dapat berkontribusi dan berguna bagi nusa, bangsa, sera agama sesuai dengan profesi, kemampuan aku di bidang sospol. Amin o:)

Dari Pengalaman di atas, aku hanya ingin memberikan sebuah nilai kehidupan bahwa pilihan apa dan bagaimana yang telah kamu ambil, maka berusahalah untuk menjalaninya dengan semangat dan optimis, karena pilihan itu memang yang terbaik Allah SWT berikan kepada hamba Nya dan telah Allah SWT rencanakan dengan indah. Insyaallah dengan ikhtiar dan tawakal tujuan akhir dari pilihan tersebut berakhir dengan happy ending. So what are you doing, this is your way, because God bless your path and dear ones behind you, keep praying and trying :)

Welcome Back

Selamat datang kembali bagi aku seorang penulis awam yang kembali lagi dengan blog baru, walaupun dua tahun yang lalu pernah menulis dan mengulas bebarapa tulisan di blog terdahulu. Kembali lagi menjadi seorang blogger di latar belakangi oleh beberapa pengalaman akhir-akhir ini. Ya kini aku telah menjadi seorang mahasiswa semester dua di Universitas Diponegoro, mengambil studi Politik Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,  pengalaman menjadi seorang mahasiswa politik sosial menuntut aku untuk bisa bersikap kritis terhadap wacana dan fenomena yang berada di lingkungan sekitar.

Pada semester kedua belajar di ranah Politik Pemerintahan, aku mendapatkan beberapa praktik materi yang cenderung ke analisis metode dan penulisan ilmiah, khususnya pada saat aku mengikuti mata kuliah Metode Penulisan Ilmiah, berkat bimbingan dari seorang dosen yang mengampu mata kuliah ini mengenai pandangan penulisan ilmiah yang baik dan benar, aku berusaha kembali membuka pola pikirku untuk kembali menulis apa saja yang bisa aku tulis dan membaginya ke orang lain melalui blog baru ini.

Menulis memang tidak mudah, tetapi diawali dengan membaca maka kita kita akan mendapatkan banyak input ilmu yang dapat kita serap menjadi output yang dapat kita tulis dan kembangkan menjadi suatu bentuk karangan yang dapat dinikmati oleh orang lain.

Disini dan saat ini aku belajar mengenai segala sesuatu mengenai konsep kehidupan, oleh karena itu jika terdapat kesalahan dalam bertutur kata, memposting segala bentuk kata-kata dan kalimat yang tersusun menjadi sebuah catatan yang kurang berkenan, maka aku sebagai sang penulis di blog ini meminta maaf kepada para pengunjung dan pembaca blog ini, karena blog ini bernama PAPER PEACE, sebuah catatan yang berIsikan kedamaian dan dapat bermanfaat bagi semuanya. Terima Kasih :)